11/09/11

pasar hewan dan unggas bima.


#saveBima. Saat ini peternakan ayam kampung menjadi salah satu bisnis yang menguntungkan. Tingginya tingkat konsumsi masyarakat akan daging ayam kampung maupun telur ayam kampung , dapat dijadikan sebagai target pasar yang cukup potensial.
Enaknya daging ayam kampung lebih diminati konsumen dibanding daging ayam boiler. Hidangan dari olahan daging ayam kampung seakan menjadi primadona penikmat kuliner. Selain rasanya yang lebih nikmat dibandingkan ayam pedaging, ayam ini juga mempunyai asupan protein yang tinggi dan rendah lemak. Permintaan akan daging ayam kampung diberbagai daerah kian melonjak sehingga ini akan menjadi peluang usaha yang menguntungkan.

Hampir semua masyarakat menyukai daging ayam kampung begitupun masyarakat Bima, lonjaknya harga ayam kampung ketika lebaran kemaren. membuat saya berangkat ke pasar hewan dan unggas, bima.pasar hewan dan unggas bima merupakan sentral perdagangan hewan dan unggas kota bima.pasar ini di bawah naungan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Dan Peternakan Kota Bima, disana saya di hadapkan oleh penjual dan pembeli yang datang silih berganti. berkembangnya pasaar unggas di bima ini di harapkan mampu merespon petani petani unggas lain nya untuk lebih  memfokuskan usaha mandiri.  (pulunk86)





Sanca'da merupakan kerang yang di makan mentah.

#saveBima. makanan sejenis kerang ini di konsumsi secara mentah tanpa di masak. cara memakan nya yaitu membolongkan sedikit cangkang nya agar air yang ada di dalamnya keluar setelah itu di sedot. biasanya sanca'da di makan menggunakan nasi sebagai lauk. rasanya yang asin dan memiliki aroma yang khas yang membuat sancada di minati.(pulunk86)

10/09/11

FOTO-FOTO MPA'A MANCA DAN BUJA KADANDA DI BIMA







foto:pulunk86

Mpa’a Manca (permainan menggunakan pedang, yang diiringi musik tradisional dengan peralatan gendang, gong, dan silu : silu yaitu alat musik tiup yang menimbulkan bunyi nyaring dan mempunyai irama yang bagus .


mpa'a manca dan buja kadanda biasanya di lakukan pada saat acara khitanan dan acara nikahan. serta berbagai acara budaya lainya di tujukan demi menjaga dan mewarisi budaya Bima.

09/08/11

Salaja Ndai: About Bima

Salaja Ndai: About Bima: "Tentang Bima Bima adalah daerah yang terletak di ujung timur Pulau Sumbawa dan masih satu Propinsi dengan Pulau Lombok. Pada tahun 2008 ..."

05/08/11

foto masyarakat bima ketika melakukan tenun



#saveBima.online_ Tembe ngoli merupakan Sarung khas masyarakat Bima pada umumnya, karena tembe ngoli mempunyai ciri khas dari pemakaiannya maupun cara pembuatannya. Tidak ada yang isitimewa dari pembuatan tembe ngoli, alat (tenunan) untuk Produksinyapun masih sama seperti Lombok dan Sumbawa.  Akan tetapi mempunyai nilai budaya yang sangat tinggi dan mengakar pada Generasi penerus pembuat Tembe Ngoli (sarung khas Bima).(rumahsolud.wordpress.com)

keris, benda pusaka Bima yang hilang.!

#saveBima.online_7 diantara Keris Pusaka Dana Mbojo diatas Raib entah kemana..... 2 diantaranya ada di Jakrta. 2 lagi ditemukan di Prancis, 1 keris diketahui berada di Belanda (info 3 bulan yg lalu). 2 keris yg lain tidak diketahui rimbanya. Keris2 tersebut diatas merupakan Keris yg biasa dipakai oleh para Jeneli pada masa Kesultanan. Jika di Uang-kan, maka, 7 keris yg hilang diperkirakan berharga Rp 22 Miliar.

01/08/11

Sepenggal Kenangan Bersama Lare-Lare Istana Bima

Kompleks Asi Mbojo tidak bisa dilepaskan dengan dua buah pintu gerbang atau pintu masuk menuju Asi Mbojo. Pintu-pintu itu juga merupakan bangunan bersejarah dan memiliki fungsi satu sama lainnya. Pintu gerbang sebelah barat bernama Lare-Lare merupakan pintu resmi kesultanan yaitu tempat masuknya sultan, para pejabat kesultanan dan tamu-tamu sultan. Di bagian atasnya yaitu di loteng merupakan tempat untuk menyimpan Tambur “ Ranca Nae “ dan dua buah lonceng. Tambur Ranca Nae dibunyikan sebagai tanda  pemberitahuan adanya upacara kebesaran. Sedangkan kedua loncengnya dibunyikan untuk pemberitahuan adanya tanda bahaya.

Pintu gerbang sebelah timur disebut Lawa Kala atau Lawa Se yang merupakan pintu masuk bagi anggota Sara hukum dan ulama. Sedangkan pintu masuk bagi para keluarga Istana ada di belakang Asi  bernama Lawa Weki.(Sumber : Muslimin Hamzah, Ensiklopedia Bima)